Empat belas abad yang lalu yang menjadi Presiden adalah Umar Bin Khattab. Suatu ketika putra kesayangannya yang bernama Abdullah Bin Umar datang menemuinya hendak menyampaikan ide hendak beternak kambing…
Umar hanya terdiam kemudian berkata : Aku khawatir jika kambingmu antri di sumur hendak minum…orang- orang akan berkata : dahulukan kambing anak presiden…Ketika kambingmu hendak dijual ke pasar…orang- orang akan berkata berkata : belilah kambing dari anak presiden ” AKU TAKUT KETIKA AKU BERTEMU ORANG-ORANG YANG MEMBANTU BISNISMU…RASA SAYANGKU SEBAGAI AYAH MENGALAHKAN RASA ADIL SEORANG PRESIDEN “
Saya tidak tahu apakah orang-orang yang saat ini memimpin (termasuk yang berasal dari partai yang menjual agama setiap kampanye) memahami makna hal ini atau mereka memiliki pemahaman yang berbeda…
[...] [...]
By: ijtihad » Amanat Seorang Pemimpin on May 1, 2008
at 3:33 am